Banyak anak yang kurang memahami konsep-konsep yang harus dikuasai untuk menyelesaikan soal, sehingga ketika mengerjakan soal anak akan mengalami kesulitan dan apabila tidak segera memperbaiki diri, akan banyak kesulitan yang dialami anak-anak. Sebenarnya, setiap anak mempunyai kemampuan mengerjakan soal dengan model apapun ketika memahami konsep materi dan rumusnya. Oleh karena itu, orang tua, guru, dan anak harus saling kerja sama agar anak dapat mencapai hasil yang maksimal.
Tak mungkinlah kita bisa langsung mengerjakan soal tanpa sering mencoba, kecuali kita anak yang jenius. Tetapi anak-anak harus optimis bisa mengalahkan anak yang jenius dengan rajin mengerjakan soal. Masih ingat cerita “Si Kancil & Kura-kura” ? walaupun si kancil begitu cerdiknya ternyata masih bisa dikalahkan oleh kura-kura karena ketekunan kura-kura untuk berusaha mencapai finish.
So anak-anak jangan menyerah dulu sebelum bertarung. Dalam 1 hari Tidak harus meluangkan terlalu banyak waktu untuk belajar, cukup dengan sedikit waktu namun tetap kontinyu dan konsisten dengan memperbanyak latihan soal. Jika kita sudah terbiasa latihan soal, maka akan mudah bagi kita untuk menyelesaikan soal yang sama di kemudian hari. Selain itu pemahaman kita terhadap matematika semakin mendalam. Semangat!!!
Di samping sering latihan, satu hal yang terpenting adalah kita harus rajin berdoa, karena kesuksesan dapat diraih dengan ijin Allah SWT. Jadi anak-anak tidak boleh sombong ketika mendapatkan nilai bagus dan jangan bersedih hati ketika mendapatkan nilai jelek. Mungkin usaha kita masih kurang maksimal dan terus memperbaiki diri, insya allah kita akan mendapatkan hasil yang lebih baikdi kemudian hari. Selain sholat 5 waktu, lebih mantap lagi kalau anak-anak mengimbangi dengan sholat tahajud agar doa kita lebih mustajab.
Tidak sulitkan? Hanya dengan 3 cara ini saja, anak-anak bisa sukses UASBN dan bisa meraih nilai sempurna. Jadi setelah kita tahu caranya anak-anak harus yakin dan tanamkan dalam pikiran kalian bahwa AKU TIDAK TAKUT MATEMATIKA DAN AKU PASTI BISA