Headline

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, ...

Susunan Dewan Redaksi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. ...

Rubrik Olah Raga

Here's an mp3 file that was uploaded as an attachment: Juan Manuel Fangio by Yue And here's a link to an external mp3 file: Acclimate by General Fuzz Both are CC licensed. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, ...

Surat Pembaca

Some block quote tests: Here's a one line quote. This part isn't quoted. Here's a much longer quote: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. In dapibus. In pretium pede. Donec molestie facilisis ante. Ut a turpis ut ipsum pellentesque tincidunt. Morbi blandit sapien in mauris. Nulla lectus lorem, varius aliquet, ...

Edisi

I'm just a lowly contributor. My posts must be approved by the editor.Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at ...

Posted by kurniawan - -

Membentuk Karakter Pribadi Anak.
By Priyo Sasongko,S.Pd. (KAUR. Kesiswaan) 



“Bila anak mendapat pengakuan, Ia belajar mengukur dirinya”( Dorothe Law Nolte). Kalimat tersebut terlihat sangat sederhana, namun jika kita cermati dan kita pahami mempunyai makna yang dalam untuk melihat dan membentuk karakteristik seorang anak. Karena setiap anak mempunyai jiwa, kemampuan dan karakter yang berbeda – beda.
Namun jika kita mampu memberikan peluang dan stimulus, perkembangan minat, kemandirian dan karakter anak akan terbentuk.
Perkembangan pendidikan yang kian pesat dan selalu dinamis menuntut kita untuk mengikuti perkembangan jaman dengan mengimbangi dengan berinovasi dan lebih kreatif. Kita berusaha tidak hanya memberi materi tentang ilmu  akademik  namun juga ilmu akidah, akhlaq yang merupakan suatu kesatuan dari manusia yang tidak hanya pandai tapi juga mempunyai budi pekerti dan akhlaqul karimah.
           Sebagai sekolah yang mempunyai harapan untuk mengembangkan dan memfasilitasi minat dan bakat yang termaktup dalam “The Talented School”, kita berharap semua siswa tidak terbelenggu oleh padatnya aktivitas akademik. Kita telah berusaha dengan mewujudkan satu hari penuh untuk kegiatan ekstrakurikuler (setiap Sabtu) yang berlanjut pada event-event tertentu, Kegiatan tengah semester dan Outbound.
           Salah satu kegiatan tahun kita adalah Out bound. Dengan kegiatan Out bound, guru ataupun siswa dapat mampu mengenal potensi dan kondisi pada diri pribadi siswa tersebut. Menurut Sigmund Freud, “kepribadian sebagian besar dibentuk oleh usia lima tahun. Awal perkembangan berpengaruh besar dalam pembentukan kepribadian dan terus mempengaruhi perilaku di kemudian hari”.
            Dari dasar pendapat tersebut, siswa yang duduk di kelas I, sudah mulai proses membentuk dan membangun karakter mereka sendiri. Namun sangat disayangkan ketika pada saat proses pembentukan tersebut tidak mendapat dampingan dan arahan yang baik. Hali ini juga mempunyai pengaruh terhadap proses belajar, karena pada saat siswa mengalami kondisi yang kondusif saat itulah kita harus memperlakukan mereka dengan tepat.
            Dalam kegiatan outbound, siswa diharapkan bisa bereksploitasi yang menuntut kemampuan dan ketrampilan serta kepribadian pada setiap peserta outbound tersebut. Sehingga ketika siswa dihadapkan pada suatu permainan yang sulit yang dituntut untuk bertanggungjawab, maka secara otomatis mereka memperlukan suatu kemampuan atau kecerdasan yang lebih tinggi dan mempunayi rasa, jiwa kepribadian yang sesuai dengan permainan tersebut.
             Salah satu ciri dalam permainan atau outbound yang selama ini kami lakukan adalah mengutamakan sikap mandiri, sikap berkelompok yang merupakan prinsip team work. Sehingga mereka diharapkan mampu beradaptasi ketika berada dalam dunia kelompok. Yang pada akhirnya mereka mengetahui bahwa dengan teamwork merupakan solusi terbaik untuk mencapai suatu kesuksesan ataupun prestasi. 
Saat ini kami selalu melakukan kegiatan outbound, dimana pelaksanaan program dilakukan di alam terbuka (Outdoor) dengan menggunakan permainan (Education Games) yang menarik dan Menantang.  Sistem atau program ini terbukti efektif dan telah sebenarnya juga banyak dilakukan oleh team outbound yang lain, karena mempunyai konsep dan membagun perilaku. Menurut metode Ancok, 2002 ada beberapa karakter dalam metode tersebut yaitu: 

  • Metode ini adalah sebuah simulasi kehidupan. Hal ini dilakukan untuk  memudahkan pemahaman terhadap permasalahan kelompok yang kompleks melalui penggunaan “pemahaman” (metafora) dalam permainan. 
  • Pembelajaran melalui pengalaman (experential learning) menjadi acuan   dalam metode ini. Ketika peserta dapat secara langsung merasakan tentang keberhasilan dan kegagalan dalam sebuah metafora kehidupan melalui permainan, maka individu akan dapat dengan mudah memasukkan pelajaran tersebut ke dalam pikiran dan perasaannya sehingga dapat dengan mudah terinternalisasi ke dalam dirinya. 
  • Perasaan senang dan tertantang menjadi landasan dalam mendapatkan inspirasi dan pelajaran, yang dilakukan dengan media permainan tantangan. 
Menjadi pemahaman bersama bagi para Guru khusunya, bahwa suasana senang dan termotivasi akan mempermudah masuknya sebagai pelajaran kedalam dirinya.

Selain dari beberapa karakter tersebut, outbound yang kami lakukan juga mengacu pada beberapa aspek. Ada 4  aspek utama yang ingin ditembak melalui program outbound ini, yaitu :
  • KOGNITIF 
    Anak diajak belajar memecahkan masalah melalui tugas yang ada di setiap  pos, sekaligus memaknai permainan tersebut.
  • PSIKOMOTORIK
    Anak dilatih keterampilan motorik melalui permainan-permainan yang mengajak mereka melakukan banyak gerakan untuk mengoptimalkan anggota tubuh mereka.
  • EMOSI + SPIRITUAL
    Anak dilatih untuk peka dan belajar saling memahami dengan teman-temannya yang lain, serta mensyukuri berbagai nikmat pemberian Tuhan. 
  • SOSIAL
    Anak diajak untuk belajar bekerja sama dengan teman sebaya yang tergabung dalam kelompok, saling menghargai, dan tolong-menolong.
Maka jelas sekali bahwa SD Muhammadiyah yang mempunyai slogan “The Talented School” sangat berharap dan berusaha untuk mendidik putra-putri yang belajar menimba ilmu untuk masa depan yang lebih gemilang. Sehingga apa yang diharapkan kita semua baik dari orang tua/wali murid, guru, masyarakat dan anak-anak dapat kita wujudkan bersama-sama.
Dan sebagai pengemban tugas untuk menyiapkan generasi yang lebih maju, unggul dan mandiri, SD Muhammadiyah 21 berusaha memberikan yang terbaik bagi agama, bangsa dan Negara.